Tampilkan postingan dengan label Aneka Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneka Ragam. Tampilkan semua postingan

Urutan Prosesi Pernikahan

URUTAN PROSESI PERNIKAHAN
============================
I. UPACARA PENGISLAMAN (BAGI YANG BELUM ISLAM)
II. UPACARA PRA-NIKAH:
  1. PENYERAHAN CALON PENGANTIN LAKI-LAKI OLEH WAKIL KELUARGA LAKI-LAKI KEPADA WAKIL KELUARGA PEREMPUANUNTUK DINIKAHKAN (KELUARGA LAKI-LAKI DAN PEREMPUANBERDIRI BERHADAP-HADAPAN).
  2. PENERIMAAN OLEH WAKIL KELUARGA PENGANTIN PEREMPUAN DAN SIAP AKAN SEGERA DINIKAHKAN (LALU SEMUA HADIRIN DUDUK).
  3. PENGECEKKAN SURAT-SURAT DAN KELENGKAPAN PERNIKAHAN :
  • SURAT KETERANGAN BELUM NIKAH
  • SURAT IZIN ORANG TUA
  • SURAT KUASA MENIKAHKAN /WALI (DARI ORANGTUA ATAU DARI CALON TEMANTEN WANITA YANG ORANGTUANYA BUKAN MUSLIM).
  • MEMINTA KESEDIAAN MENJADI SAKSI-SAKSI
III. URUTAN UPACARA PERNIKAHAN:
  1. PEMBUKAAN DAN PENGANTAR PEMBAWA ACARA
  2. PEMBACAAN AYAT AL QUR’AN DAN TERJEMAHANNYA
  3. PEMBACAAN SYAHADAT BAGI KEDUA MEMPELAI
  4. MINTA DOA RESTU OLEH PENGANTIN PUTRI
  5. DITANYA KESIAPAN KEDUA MEMPELAI
  6. IJAB QOBUL (WALI SALAMAN DENGAN PENGANTIN LAKI-LAKI)
  7. DILANJUTKAN DOA DAN SHOLAWAT
  8. CIUM TANGAN ISTRI KEPADA SUAMI
  9. PENYERAHAN MAS KAWIN (DIBUKA DAN RING DIPAKAI)
  10. PEMBACAAN KEWAJIBAN SUAMI
  11. TANDA TANGAN SURAT NIKAH (SUAMI, ISTRI, WALI, SAKSI)
  12. KHUTBAH NIKAH
  13. PENUTUP
  14. UCAPAN SEAMAT DAN SALAM-SALAMAN SERTA FOTO BERSAMA

DETAIL URUTAN UPACARA PERNIKAHAN

III. 1. Pembukaan (oleh Pembawa acara)

Assalaamu ‘alaikum wr.wb.
Hadirin sekalian, Rasulullah SAW dalam suatu hadistnya menyatakan bahwa’ Annikaahu sunnatii, faman roghiba ‘an sunnatii falaisa minnii (Nikah itu sunnahku, maka siapa yang tidak suka sunnahku bukanlah dari golonganku). Untuk itu, marilah kita buka bersama upacara pernikahan yang insya Allah sebentar lagi akan segera berlangsung ini dengan bacaan ‘Basmalah’. BISMILLAHIR RAHMAANIR RAHIIM. Selanjutnya bersama ini kami sampaikan susunan acara pernikahan sebagai berikut:

III.2. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan terjemahannya

Hadirin sekalian. Untuk menambah keagungan dan keberkahan upacara pernikahan ini, marilah kita dengarkan bersama pembacaan ayat-ayat suci Al Quran yang akan dibawakan oleh Sdr…………………………………….dan terjemahannya oleh Sdr………………………dengan mengambil surat…………..ayat …………....s/d ayat…………… Kepada mereka berdua kami persilahkan.

III.3. Membaca Syahadah dan artinya (oleh penghulu diikuti temanten berdua)

Hadirin sekalian, khususnya kepada calon temanten berdua, marilah kita perbaharui janji dan kesaksian kita atas keesaan Allah agar iman kita selalu bertambah setiap saat. Kepada temanten berdua, marilah ikuti saya:
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALAAH, WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH (3x)
(Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)

III. 4. Meminta Doa Restu Orang Tua

Hadirin sekalian, dalam suatu hadist juga disebutkan bahwa: ‘RidholLaahi fii ridlhal waalidain’ (Ridho Allah itu terletak pada keridhoan ke dua orang tuanya). Oleh karena itu sebelum menikah sebaiknya memohon maaf serta meminta izin kepada kedua orang tuanya.
Namun bagi calon mempelai wanita yang orang tuanya belum Islam, hukum perwalian menjadi gugur sehingga izin orang tua tidak diperlukan. Mempelai wanita telah meminta Bapak Tachrir Fathoni sebagai wali hakim. Untuk itu saya minta ananda ……………….. mohon maaf dan memohon kepada walinya untuk menikahkannya.

Mempelai Perempuan:
  • Bismillaahir Rahmaanir Rahiim, Bapak Wali hakim, saat ini ananda mohon maaf atas segala kesalahan ananda baik yang ananda sengaja maupun yang tidak disengaja.Selanjutnya ananda mohon doa restu serta mohon Bapak nikahkan ananda dengan Mas …………………….. Ananda “Ikhlas”, ananda ridho pernikahan ananda Bapak laksanakan.
Bapak/Wali:
  • Ananda...............Sebagai Wali hakim yang ananda beri amanah, Bapak telah memaafkan segala kesalahanmu dan Bapak merestui pernikahanmu dengan Ananda………………. Insya Allah sebentar lagi pernikahanmu akan Bapak laksanakan. Teriring doa semoga pernikahanmu penuh berkah dan kedamaian serta mendapatkan ridho Allah SWT, Amin ya Robbal alamin.
III. 5. Kesiapan Kedua Mempelai

Penghulu:
  • Bertanya kepada masing-masing calon suami/calon istri secara bergantian: Ananda ………………/ ……………. Apakah ananda ………………/………………. dengan tulus ikhlas tanpa paksaan mencintai ananda ………………/ ………………. dan siap untuk dinikahkan secara Islam?

Pengantin:
  • Ya, saya dengan tulus ikhlas tanpa paksaan mencintai ………………/……………….. dan siap untuk dinikahkan secara Islam.

Penghulu :
  • Alhamdulillah, dengan disaksikan para tokoh masyarakat, alim ulama, para saksi serta hadirin sekalian, kedua calon mempelai telah bersedia menikah dengan kesadaran sendiri secara ikhlash tanpa paksaan. Untuk itu sampailah kita pada acara terpenting dalam kehudupan kedua mempelai yaitu Ijab Qobul. Kepada orangtua/Bapak Wali hakim kami persilahkan untuk menikahkan kedua mempelai.

III. 6. Ijab-Qobul Nikah

Wali/Orang Tua (sambil berjabat tangan dengan memepelai lelaki) :

BISMILLAHIR RAHMAANIR RAHIIM.
ANANDA …………………. BIN …………………….SAYA NIKAHKAN ENGKAU DENGAN ANANDA
…………………… BINTI ……………………DENGAN MASKAWIN BERUPA ………………………………….

Temanten pria :

SAYA TERIMA PERNIKAHAN SAYA DENGAN ………………………… BINTI ……………………………
DENGAN MASKAWIN BERUPA ………………………………………………………………..

III. 7. Doa (Oleh Ustadz/penghulu)

BaarokalLaahu Lakuma bi Barookatil Faatihah,
A’UDZU BILLAHI MINASSYAITHONIR ROJIIM, BISMILLAHIR RAHMAANIR RAHIIM, ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘AALAMIIN, ARRAHMAANIR RAHIIM, MAALIKI YAUMIDDIIN, IYYAKA NA’BUDU WA IYYAKA NASTA’IIN, IHDINASSHIRAATAL MUSTAQIIM, SHIRAATHAL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM, GHOIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM, WALADDHOOLLIIN. .AMIEN.
ALHAMDULILLAHI RABBIL ‘AALAMIIN, HAMDAN YUWAFII NI’AMAHU WAYUKAAFI’U MAZIIDAH, YAA RABBANAA LAKAL HAMDU, KAMA YAMBAGHI LIJALAALI WAJHIKALKAL KARIIM WA’ADHIIMI SULTHONIK, ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA’ALAA ALIHI WA ASHHAABIHI AJMA’IIN.
ALLAHUMMA ALLIF BAINA …………… BIN ………………… WA ……………………BINTI …………………… KAMA ALLAFTA BAINA NABIYUKA ADAM WA HAWA, WA KAMA ALLAFTA BAINA ROSUULIKAL KARIIM MUHAMMAD S.A.W WA KHODIJAH AL- MUKARROMAH

Allahumma, Yaa Allaah, satukanlah hati kedua mempelai ini sebagaimana Engkau telah
menyatukan antara hati NabiMu Adam dan Hawa serta antara RasulMu yang mulia Muhammad
SAW dan Siti Khodijah.
Allahumma, Yaa Allaah, berkahilah kiranya kedua mempelai ini, dengan kehidupan yang
penuh dengan kebahagiaan di dunia dan di akherah.
Allahumma Yaa Allaah, anugerahilah kedua mempelai ini dengan keturunan yang saleh-saleh, yang berbakti kepadamu, dan taat kepada kedua orang tuanya serta berguna bagi Agama, Bangsa dan Negara.
Allahumma, Yaa Allah, rahmatilah kami semua yang hadir disini dengan kehidupan yang bahagia sejak di dunia sampai di akherat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.

Robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaama. Rabbana aatina fid dunyaa khasanah, wa fil akhirati khasanah waqinaa adzabannar, walhamdulillahi robbil aalamiin.

Penghulu:
Hadirin sekalian, dengan disaksikan para saksi yang mulia serta hadirin sekalian yang terhormat, alhamdulillah upacara pernikahan serta ijab dan qobul telah berlangsung dengan lancar menurut agama Islam.
Oleh karena itu, sejak selesainya ijab qobul tersebut, hubungan antara ananda …………… dengan ananda …………….. menurut agama Islam telah syah sebagai suami istri. Mudah-mudahan hidup kedua mempelai ini diberkahi cucuran rakhmat dari Allah SWT, serta bahagia di dunia dan di akherah. Amiin.

YAAA ROBBIGHFIR MUSTHOFAA, BALLIGH MAQOOSHIDANAA,
WAGHFIRLANAA MAA MADHOO, YA WAASI’AL KAROMIII. (4x)

III.8. Cium Tangan & Penyerahan Maskawin

Hadirin sekalian, selanjutnya, sebagai lambang kasih sayang serta ketaatan seorang istri kepada suami, saya minta Ananda …………. mencium tangan suaminya Mas ………………. Setelah itu suami menyerahkan maskawinnya dan memakaikan ring kawin kepada isterinya.

III.9. Pembacaan kewajiban suami-istri (sighat takhliq)

Selanjutnya kami mohon kesediaan kedua mempelai secara bergantian untuk mengucapkan janji setia serta kewajiban masing-masing kepada pasangannya. Janji dan kewajiban tersebut hendaknya selalu diingat baik-baik terutama apabila di kemudian hari nanti timbul permasalahan hubungan antara keduanya. (Teks kewajiban suami istri, lihat lampiran)

III. 10. Tanda tangan berkas pernikahan

Hadirin sekalian, acara berikutnya penandatangan berkas pernikahan. Untuk itu, kami mohon kedua mempelai, wali nikah, serta para saksi maju ke depan untuk menandatangani
dokumen pernikahan.

III.11. Khutbah nikah (oleh Ustadz)

III.12. Penutup (oleh Pembawa acara)

Hadirin sekalian, dengan telah selesainya khutbah nikah tersebut, maka seluruh rangkian upacara pernikahan menurut ajaran Islam telah selesai dilaksanakan. Kita doakan bersama semoga kedua mempelai tersebut selalu mendapatkan hidayah dan cucuran rahmat dari Allah SWT serta diberikan kebahagian di dunia ini sampai di kelak kemudian hari. Marilah acara ini kita tutup bersama dengan bacaan ‘HAMDALAH’. Alhamdu Lillahi Robbil ‘Aalamiin.
Wassalaamu ‘alaikum wr.wb.

III. 13. Ucapan selamat dan foto bersama

Seluruh hadirin dimohon berdiri untuk memberikan ucapan selamat kepada mempelai berdua dan keluarganya diiringi dengan bacaan sholawat. Kemudian dilanjutkan foto bersama.
SHOLLALLAH ‘ALA MUHAMMAD, SHOLLALLAH ‘ALAIHI WASALLAM
SHOLLALLAH ‘ALA MUHAMMAD, SHOLLALLAH ‘ALAIHI WASALLAM
SHOLLALLAH ‘ALA MUHAMMAD, SHOLLALLAH ‘ALAIHI WASALLAM

B U KU N I K A H

( …………………… ) (…………………)
Petikan dari buku pendaftaran nikah KMII Tokyo no : 01/KMII/II/2002.
Berdasarkan surat keterangan dari orang tua yang bersangkutan:
Nama :
Alamat:
yang telah diketahui (nama Ketua RT), Ketua RT………….. dan (nama Lurah)
Kepala Desa……………, Kecamatan……….., Kabupaten………, Propinsi………….)
sesuai suratnya tanggal ………. 2002.
‘Pergaulilah isterimu dengan baik’
Pada hari ini ………..tanggal…………… 2002, jam………….. bertempat di Mushola KBRI Tokyo, telah dilangsungkan akad nikah antara:

I. SEORANG LAKI-LAKI :
  1. Nama lengkap dan aliasnya :
  2. bin :
  3. Tanggal Lahir :
  4. Tempat Lahir :
  5. Pekerjaan :
  6. Tempat tinggal di Indonesia :
  7. Tempat tinggal di Jepang :
  8. Tanda -tanda istimewa :
  9. Jejaka, Duda atau beristeri :
  10. Pasphoto dan tanda tanganPenganten Perempuan
  11. Pasphoto dan tanda tangan Penganten Laki-Laki


II. DENGAN SEORANG PEREMPUAN :
  1. Nama lengkap dan aliasnya :
  2. binti :
  3. Tanggal lahir :
  4. Tempat lahir :
  5. Pekerjaan :
  6. Tempat tinggal :
  7. Tempat tinggal di Jepang :
  8. Tanda-tanda istimewa :
  9. Perawan atau janda :
  10. Pasphoto dan tanda tanganPenganten Perempuan
  11. Pasphoto dan tanda tangan Penganten Laki-Laki

III. YANG MENJADI WALI :
  1. Nama lengkap dan aliasnya :
  2. bin :
  3. Tanggal lahir (umur) :
  4. Pekerjaan :
  5. Tempat Tinggal di Jepang :
  6. Apa hubungannya (wali apa) :
IV. JIKA WALI ITU WALI HAKIM :

  1. Nama :
  2. Pangkat/jabatan :
  3. Sebabnya :
V. DENGAN MAS KAWIN :
  1. Berupa apa dan berapa banyak :
  2. Dibayar tunai atau di hutang :
  3. Sesudah akad nikah suami mengucapkan ta lik-talak atau tidak : Mengucapkan
VI. SAKSI-SAKSI PERNIKAHAN
  1. Nama :
  • Pekerjaan :
  • Alamat :
  • Tanda tangan :
2. Nama :
  • Pekerjaan :
  • Alamat :
  • Tanda tangan :
Dilakukan di Tokyo, …………… 2002.
KETUA Wali Hakim Pencatat Nikah
( ) ( ) ( )

Sighat Ta’lik Yang Dibacakan Sesudah Akad Nikah Sebagai Berikut :
Bismillahirrohmanirrohim
Sesudah akad nikah, saya ……………… bin ……………… Berjanji dengan sesungguh hati, bahwa saya akan menepati kewajiban saya sebagai suami, dan akan saya pergauli isteri saya bernama ……………… dengan baik (mu’asyarah bil ma’ruf) menurut ajaran syari’at Islam.
Selanjutnya saya membaca sighat ta’lik atas isteri saya itu sebagai berikut :
Sewaktu-waktu saya :
  1. Meninggalkan isteri saya tersebut dua tahun berturut-turut,
  2. Atau saya tidak memberi nafkah wajib kepadanya tiga bulan lamanya,
  3. Atau saya menyakiti badan/jasmani isteri saya itu,
  4. Atau saya membiarkan (tidak memperdulikan) isteri saya itu enam bulan lamanya,
Kemudian isteri saya tidak ridla dan mengadukan halnya kepada Pengadilan Agama atau petugas yang diberi hak mengurus pengaduan itu, dan pengaduannya dibenarkan serta diterima oleh pengadilan atau petugas tersebut, dan isteri saya itu membayar uang sebesar Rp. 1000,- (seribu rupiah) sebagai ‘iwadl (pengganti) kepada saya, maka jatuhlah talak saya satu kepadanya.
Kepada pengadilan dan petugas tersebut tadi saya kuasakan untuk menerima uang ‘iwadl (pengganti) itu dan kemudian menyerahkannya kepada Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Pusat untuk keperluan ibadah sosial.

YANG DIUCAPKAN PENGANTIN WANITA

Mengucapkan Syahadat:
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALAAH,
WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH (3x)
(Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)

Mempelai Perempuan:
  • Bismillaahir Rahmaanir Rahiim,Bapak Wali hakim, saat ini ananda mohon maaf atas segala kesalahan ananda baik yang ananda sengaja maupun yang tidak disengaja.Selanjutnya ananda mohon doa restu serta mohon Bapak nikahkan anandadengan Mas …………….. Ananda “Ikhlas”, ananda ridho pernikahanananda Bapak laksanakan.
Pengantin:
  • Ya, saya dengan tulus tanpa paksaan mencintai ………………… Dan saya siap untukdinikahkan secara Islam.
=============================================================

YANG DIUCAPKAN PENGANTIN PRIA

Mengucapkan Syahadat:
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALAAH,
WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH (3x)
(Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)

Pengantin:
  • Ya, saya dengan tulus tanpa paksaan mencintai ………………… Dan saya siap untuk dinikahkan secara Islam.
Temanten pria :
  • SAYA TERIMA PERNIKAHAN SAYA DENGAN ………………… BINTI……………… DENGAN MASKAWIN BERUPA …………………………………………

KEWAJIBAN SUAMI TERHADAP ISTERI
  1. Berlaku sopan santun terhadap isteri
  2. Memberi penuh perhatian terhadap isteri, dan selalu bermuka manis
  3. Berlaku adil, sabar dan mengemong/membimbing terhadap isteri atas kekurangan budi pekertinya
  4. Berusaha mempertinggi kecerdasan dan keimanan isteri dan memberikan pengertian dalam segala hal yang sangat berguna, dengan cara yang mungkin dilaksanakan
  5. memelihara kewibaan sebagai suami dengan jalan yang tidak menggunakan kekerasan
  6. Memberi kebebasan kepada isterinya untuk bergaul dan bergerak di tengah-tengah masyarakat, asal saja berjalan di atas hukum Allah
  7. Melarang isteri dari melakukan pekerjaan yang mungkin berakibat ma’siat dan kemungkaran
  8. Tidak memberi perintah yang memberatkan isteri dan yang tercela/terlarang
  9. Memberi nafkah menurut kekuatan dari hasil usaha suami
  10. Berusaha agar segara keperluan rumah tangga dapat cukup walaupun sederhana atas dasar tolong menolong
  11. Menghormati dan bersikap sopan santun terhadap keluarga

KEWAJIBAN ISTRI TERHADAP SUAMI
  1. Taat dan patuh kepada suami dalam segala hal yang tidak menyimpang dari ajaran Islam
  2. Berlaku sopan santun terhadap suami
  3. Tidak menyiksa perasaan suami dan mempersulitnya
  4. Tidak berlaku cemburu yang tidak beralasan
  5. Berlaku adil, jujur dan sabar terhadap suami/keluarganya dan atas keku-rangan budi pekerti mereka
  6. Berhias dan bersolek untuk menyenangkan suami
  7. Berlaku hemat, cermat dan tidak pemboros
  8. Berlaku sebagai ibu dari putera-puterinya, selalu mendidik dan melayaninya dan berlaku adil dan jujur terhadap mereka
  9. Minta izin dan bermusyawarah kepada suami apabila hendak berbuat sesuatu di luar tugasnya sebagai isteri
  10. Mengatur dan menyusun rumah tangga
  11. Bersikap ridho dan syukur
  12. Membantu suami dalam memimpin keselamatan dan kebahagiaan seluruh keluarga terutama bagi anak-anaknya
read more "Urutan Prosesi Pernikahan"

Tahap-tahap Acara Perkawinan Adat Sunda

Pertama, tahap Nendeun Omong. Tahap ini adalah pembicaraan orang tua kedua pihak atau siapapun yang dipercaya jadi utusan pihak pria yang punya rencana mempersunting seorang gadis. Orang tua atau sang utusan datang bersilaturahmi dan menyimpan pesan bahwa kelak sang gadis akan dilamar. Sebelumnya memang orang tua masing-masing sudah membuat kesepakatan untuk menjodohkan atau laki-laki dan perempuannya sudah sepakat untuk ‘mengikat janji’ dalam suatu ikatan pernikahan, maka selanjutnya orang tua pria datang sendiri atau menyuruh orang ke rumah sang gadis untuk menyampaikan niat. Intinya, neundeun omong (titip ucap, menaruh perkataan atau menyimpan janji) yang menginginkan sang gadis agar menjadi menantunya. Dalam hal ini, orang tua atau utusan memerlukan kepandaian berbicara dan berbahasa, penuh keramahan.

Kedua, tahap Lamaran. Tahap melamar atau meminang ini sebagai tindak lanjut dari tahap pertama. Proses ini dilakukan orang tua calon pengantin dan keluarga dekat. Hampir mirip dengan yang pertama, bedanya dalam lamaran, orang tua laki-laki biasanya mendatangi calon besannya dengan membawa makanan atau bingkisan seadanya, membawa lamareun sebagai simbol pengikat (pameungkeut), bisa berupa uang, seperangkat pakaian, semacam cincin pertunangan, sirih pinang komplit dan lainnya, sebagai tali pengikat kepada calon pengantin perempuannya. Selanjutnya, kedua pihak mulai membicarakan waktu dan hari yang baik untuk melangsungkan pernikahan.

Ketiga, tahap Tunangan. Tahap ini adalah prosesi ‘patuker beubeur tameuh’, yaitu dilakukan penyerahan ikat pinggang warna pelangi atau polos kepada si gadis.

Keempat, tahap Seserahan (3 – 7 hari sebelum pernikahan). Calon pengantin pria membawa uang, pakaian, perabot rumah tangga, perabot dapur, makanan, dan lain-lain.

Kelima, tahap Ngeuyeuk seureuh (opsional, jika ngeuyeuk seureuh tidak dilakukan, maka seserahan dilaksanakan sesaat sebelum akad nikah). Tahap ini dilakukan sebagai berikut:

  1. Dipimpin Pengeuyeuk.
  2. Pengeuyek mewejang kedua calon pengantin agar meminta ijin dan doa restu kepada kedua orang tua serta memberikan nasehat melalui lambang-lambang atau benda yang disediakan berupa parawanten, pangradinan dan sebagainya.
  3. Diiringi lagu kidung oleh Pangeuyeuk
  4. Disawer beras, agar hidup sejahtera.
  5. dikeprak dengan sapu lidi disertai nasehat agar memupuk kasih sayang dan giat bekerja.
  6. Membuka kain putih penutup pengeuyeuk. Melambangkan rumah tangga yang akan dibina masih bersih dan belum ternoda.
  7. Membelah mayang jambe dan buah pinang (oleh calon pengantin pria). Bermakna agar keduanya saling mengasihi dan dapat menyesuaikan diri.
  8. Menumbukkan alu ke dalam lumpang sebanyak tiga kali (oleh calon pengantin pria).

Keenam, tahap Membuat Lungkun. Dua lembar sirih bertangkai saling dihadapkan. Digulung menjadi satu memanjang. Diikat dengan benang kanteh. Diikuti kedua orang tua dan para tamu yang hadir. Maknanya, agar kelak rejeki yang diperoleh bila berlebihan dapat dibagikan kepada saudara dan handai taulan.

Ketujuh, tahap Berebut uang di bawah tikar sambil disawer. Melambangkan berlomba mencari rejeki dan disayang keluarga.

Kedepalan, tahap Upacara Prosesi Pernikahan:

  1. Penjemputan calon pengantin pria, oleh utusan dari pihak wanita
  2. Ngabageakeun, ibu calon pengantin wanita menyambut dengan pengalungan bunga melati kepada calon pengantin pria, kemudian diapit oleh kedua orang tua calon pengantin wanita untuk masuk menuju pelaminan.
  3. Akad nikah, petugas KUA, para saksi, pengantin pria sudah berada di tempat nikah. Kedua orang tua menjemput pengantin wanita dari kamar, lalu didudukkan di sebelah kiri pengantin pria dan dikerudungi dengan tiung panjang, yang berarti penyatuan dua insan yang masih murni. Kerudung baru dibuka saat kedua mempelai akan menandatangani surat nikah.
  4. Sungkeman,
  5. Wejangan, oleh ayah pengantin wanita atau keluarganya.
  6. Saweran, kedua pengantin didudukkan di kursi. Sambil penyaweran, pantun sawer dinyanyikan. Pantun berisi petuah utusan orang tua pengantin wanita. Kedua pengantin dipayungi payung besar diselingi taburan beras kuning atau kunyit ke atas payung.
  7. Meuleum harupat, pengantin wanita menyalakan harupat dengan lilin. Harupat disiram pengantin wanita dengan kendi air. Lantas harupat dipatahkan pengantin pria.
  8. Nincak endog (menginjak telur), pengantin pria menginjak telur dan elekan sampai pecah. Lantas kakinya dicuci dengan air bunga dan dilap pengantin wanita.
  9. Muka Panto (buka pintu). Diawali mengetuk pintu tiga kali. Diadakan tanya jawab dengan pantun bersahutan dari dalam dan luar pintu rumah. Setelah kalimat syahadat dibacakan, pintu dibuka. Pengantin masuk menuju pelaminan.
*Dalam tahap dilengkapi, koreksi dan revisi :)
read more "Tahap-tahap Acara Perkawinan Adat Sunda"

Indahnya pemandangan dari ketinggian.....

Kalau anda punya penyakit takut akan ketinggian, sebaiknya anda tidak mengunjungi tempat-tempat ini.

Dachstein Sky Walk (Austria)

pemandangan

Disebut “Balkon pegunungan alpina”, Dachstein Sky Walk ditahtakan pada ketinggian 2700 meter diatas permukaan laut dan di atas bebatuan vertikal Hunerkogel setinggi 250 m. Pemandangan 360 derajat memperlihatkan pada para pengunjung pemandangan Slovenia di selatan Republik Czech di sebelah utara. Skywalk jauh lebih tinggi dari platform di air terjun Niagara ataupun yang berada di air terjun Iguazu, Brazil.

Aurland Lookout (Norwegia)

pemandangan indah

Arsitek Todd Saunders dan Tommie Wilhelmsen ditugaskan untuk membuat desain tempat pemberhentian yang indah di atas gunung Aurland di Norwegia dan menghasilkan si cantik ini yang mendapat tempat pertama di kompetisi rute wisata Norwegia. Sisi paling luar platform – yang melengkung untuk membentuk fondasi struktur – ditutup sebuah kaca, memberikan pemandangan luar biasa ke daratan di bawah untuk mereka yang berani berjalan sampai paling ujung.

Grand Canyon Skywalk (Arizona – USA)

pemandangan menakjubkan

Platform menegangkan berbentuk tapal kuda ini bergantung tepat 4000 kaki di atas tanah dan memanjang 65 kaki dari ujung tebing Grand Canyon. Skywalk berbentuk tapal kuda ini dibangun dari tembok kaca setebal 4 inchi dan pengunjung diharuskan memakai kaus kaki anti gores bila ingin berjalan dan melihat pemandangan disana. Karya ini adalah karya arsitektur luar biasa yang sanggup menahan berat sampai 70 ton (setara dengan 14 ekor gajah afrika) dan dapat menahan tiupan angin sampai 100 meter per jam.

Platform Gantung Air Terjun Iguazu (Brasil dan Argentina)

pemandangan

Selain dari air terjun yang memang menakjubkan, tempatnya yang berada di hutan lindung subtropis membuat wisata di tempat ini semakin menyenangkan. Untuk menghargai kebesaran dan kemegahannya, baik sekali untuk melihat air terjun ini dari skywalk. Platform pemandangan ini begitu dekatnya sehingga anda akan tersemprot oleh percikan air dan dibuat tuli oleh raungan air jatuh dari ketinggian 80 kaki yang memekakkan telinga.

Menara Pencakar Langit Auckland (Selandia Baru)

pemandangan indah

Menara pencakar langit Auckland setinggi 328 m adalah bangunan tertinggi di belahan bumi bagian selatan. Dibutuhkan 2000 ton besi, 660 ton baja kerangka bangunan dan 15000 meter kubik semen untuk membangunnya. Bangunan ini dapat menahan angin berkecepatan 200 km/jam, gempa berkekuatan 8 skala richter dan di hari yang cerah, pemandangan bisa mencapai 82 km. Puncak dalam ruangan yang tertinggi adalah Sky deck dengan kaca tanpa sambungan yang memberikan pemandangan 360 derajat.

Illawara Fly Tree Top Walk (Australia)

pemandangan indah

Tempat ini dibuka belum lama setelah 5 bulan pembangunan. Terletak di Knights Hill di atas tebing dekat Robertson di dataran tinggi selatan, Illawara Fly Tree Top Walk memfasilitasi pengunjung untuk berjalan-jalan di antara kanopi hutan hujan 25 meter di atas tanah di atas platform besi. Lorong jalan setinggi 500 m ini memiliki tangan penyangga yang membawa pengunjung ke ujung tebing dan menawarkan pemandangan garis pantai dari Kiama sampai Shellharbour.

Landscape Promontory

pemandangan

Landscape Promontory adalah platform pemandangan gantung yang didisain Paolo Burgi sebagai bagian proyek Cardada, sebuah revitalisasi gunung Cardada yang diharapkan selesai pada tahun 2010. Lorong yang terbuat dari besi dan titanium berujung pada platform pemandangan dengan pemandangan Lago Maggiore. Bukan hanya pemandangan yang dapat dinikmati para pengunjung. Simbol–simbol di ubin dan keterangan keterangan yang tertulis di susuran platform menawarkan referensi tentang sejarah dan kesastraan.

Infinity Room at the House of the Rock (Wisconsin – USA)

pemandangan indah

House on the Rock, pertama kali dibuka pada tahun 1959, adalah kompleks ruangan2, jalan, kebun, dan toko dengan desain arsitektur unik oleh Alex Jordan, Jr. Letaknya adalah di Spring Green, Wisconsin, dan merupakan tempat wisata regional. The Infinity Room di rumah itu memanjang beberapa ratus kaki dari lembah, tanpa penyangga di bawahnya, dengan lebih dari 3000 jendela buatan tangan di pinggirnya.

Il Binocolo (Italia)

pemandangan

Di dalam kebun kastil Trauttmansdorff, Italia anda akan menemukan platform besi yang memukau ini keluar dari antara pepohonan. Namanya, yang berarti teropong, berasal dari bentuk atap kecil platform tersebut dan pemandangan sekitar. Di desain oleh arsitek Matteo Thun.

Puncak Tyrol (Austria)

pemandangan

Top of Tyrol (Puncak Tyrol) yang didesain oleh Astearchitecture adalah platform pemandangan setinggi 3000 m di atas permukaan laut di atas gletser Stubai di Tyrol, Austria. Baja tahan cuaca digunakan dalam pembangunannya untuk mangantisipasi cuaca ekstrim sehingga anda dapat berdiri 9 meter dari puncak gunung untuk melihat pemandangan Gletser Stubai.

read more "Indahnya pemandangan dari ketinggian....."

Ibukota Jakarta pindah.....

SBY tengah memikirkan lokasi baru pusat pemerintahan. Kalau seperti Malaysia itu tanggung dan tidak sepenuh hati. Cuma 40 km. Sehingga sebagian tidak pindah rumah dan akhirnya jadi jauh dan macet.

Harusnya seperti Brazil yang memindahkan ibukotanya begitu jauh dari Rio de Janeiro ke Brasilia, atau Amerika Serikat dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin.

Karena jauh akhirnya pada pindah rumah. Kalau dekat, misalnya di Jonggol atau Sentul, niscaya orang Tangerang, Bogor, Jakarta, Bekasi, Depok tetap tinggal di rumahnya dan berkantor di ibukota baru. Jalan jauh dan kemacetan pun terus berlangsung.

Pemindahan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta

Pertama-tama kita harus sadar bahwa pemindahan ibukota dari satu kota ke kota lain adalah hal yang biasa dan pernah dilakukan. Sebagai contoh, Amerika Serikat pernah memindahkan ibukota mereka dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin, sementara Brazil memindahkan ibukotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Indonesia sendiri pernah memindahkan ibukotanya dari Jakarta ke Yogyakarta.

Over Populasi (Jumlah penduduk melebihi daya tampung) merupakan penyebab utama kenapa banyak negara memindahkan ibukotanya. Sebagai contoh saat ini Jepang dan Korea Selatan tengah merencanakan pemindahan ibukota negara mereka. Jepang ingin memindahkan ibukotanya karena wilayah Tokyo Megapolitan jumlah penduduknya sudah terlampau besar yaitu: 33 juta jiwa. Korsel pun begitu karena wilayah kota Seoul dan sekitarnya jumlah penduduknya sudah mencapai 22 juta. Bekas ibukota AS, New York dan sekitarnya total penduduknya mencapai 22 juta jiwa. Jakarta sendiri menurut mantan Gubernur DKI, Ali Sadikin, dirancang Belanda untuk menampung 800.000 penduduk. Namun ternyata di saat Ali menjabat Gubernur jumlahnya membengkak jadi 3,5 juta dan sekarang membengkak lagi hingga daerah Metropolitan Jakarta yang meliputi Jabodetabek mencapai total 23 juta jiwa.



Jadi pemindahan ibukota bukanlah hal yang tabu dan sulit. Soeharto sendiri sebelum lengser sempat merencanakan pemindahan ibukota Jakarta ke Jonggol.

Kenapa kita harus memindahkan ibukota dari Jakarta? Apa tidak repot? Apa biayanya tidak terlalu besar? Jawaban dari pertanyaan ini harus benar-benar tepat dan beralasan. Jika tidak, hanya buang-buang waktu, tenaga, dan biaya.

Pertama kita harus sadar bahwa ibukota Jakarta di mana lebih dari 80% uang yang ada di Indonesia beredar di sini merupakan magnet yang menarik penduduk seluruh dari Indonesia untuk mencari uang di Jakarta. Arus urbanisasi dari daerah ke Jakarta begitu tinggi. Akibatnya jika penduduk Jakarta pada zaman Ali Sadikin tahun 1975-an hanya sekitar 3,5 juta jiwa, saat ini jumlahnya sekitar 10 juta jiwa. Pada hari kerja dengan pekerja dari wilayah Jabotabek, penduduk Jakarta menjadi 12 juta jiwa.

Jumlah penduduk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diperkirakan sekitar 23 juta jiwa. Padahal tahun 1986 jumlahnya hanya sekitar 14,6 juta jiwa (MS Encarta). Jika Jakarta terus dibiarkan jadi ibukota, maka jumlah ini akan terus membengkak dan membengkak. Akibatnya kemacetan semakin merajalela. Jumlah kendaraan bertambah. Asap kendaraan dan polusi meningkat sehingga udara Jakarta sudah tidak layak hirup lagi. Pohon-pohon, lapangan rumput, dan tanah serapan akan semakin berkurang diganti oleh aspal dan lantai beton perumahan, gedung perkantoran dan pabrik. Sebagai contoh berbagai hutan kota atau tanah lapang di kawasan Senayan, Kelapa Gading, Pulomas, dan sebagainya saat ini sudah menghilang diganti dengan Mall, gedung perkantoran dan perumahan.

Hal-hal di atas akan mengakibatkan:
  1. Jakarta akan jadi kota yang sangat macet
  2. Dengan banyaknya orang bekerja di Jakarta padahal rumah mereka ada di pinggiran Jabotabek, akan mengakibatkan pemborosan BBM. Paling tidak ada sekitar 6,5 milyar liter BBM dengan nilai sekitar Rp 30 trilyun yang dihabiskan oleh 2 juta pelaju ke Jakarta setiap tahun.
  3. Dengan kemacetan dan jauhnya jarak perjalanan, orang menghabiskan waktu 3 hingga 5 jam per hari hanya untuk perjalanan kerja.
  4. Stress meningkat akibat kemacetan di jalan.
  5. Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) juga meningkat karena orang berada lama di jalan dan menghisap asap knalpot kendaraan
  6. Banjir dan kekeringan akan semakin meningkat karena daerah resapan air terus berkurang.
  7. Jumlah penduduk Indonesia akan terpusat di wilayah Jabodetabek. Saat ini saja sekitar 30 juta dari 200 juta penduduk Indonesia menempati area 1500 km2 di Jabodetabek. Atau 15% penduduk menempati kurang dari 1% wilayah Indonesia.
  8. Pembangunan akan semakin tidak merata karena kegiatan pemerintahan, bisnis, seni, budaya, industri semua terpusat di Jakarta dan sekitarnya.
  9. Tingkat Kejahatan/Kriminalitas akan meningkat karena luas wilayah tidak mampu menampung penduduk yang terlampau padat.
  10. Timbul bahaya kelaparan karena over populasi dan sawah berubah jadi rumah, kantor, dan pabrik. Saat ini pulau Jawa yang merupakan pulau terpadat di dunia 7 x lipat lebih padat daripada RRC. Kepadatan penduduk di Jawa 1.007 orang/km2 sementara di RRC hanya 138 orang/km2. Tak heran di pulau Jawa banyak orang yang kelaparan dan makan nasi aking.

Untuk itu diperlukan penyebaran pusat kegiatan di berbagai kota di Indonesia. Sebagai contoh, di AS pusat pemerintahan ada di Washington DC yang jumlah penduduknya hanya 563 ribu jiwa. Sementara pusat bisnis ada di New York dengan populasi 8,1 juta. Pusat kebudayaan ada di Los Angeles dengan populasi 3,9 juta. Pusat Industri otomotif ada di Detroit dengan jumlah penduduk 911.000 jiwa.

Di AS kegiatan tersebar di beberapa kota. Tidak tertumpuk di satu kota. Sehingga pembangunan bisa lebih merata.

Indonesia juga harus begitu. Semua kegiatan jangan terpusat di Jakarta. Jika tidak, maka jumlah penduduk kota Jakarta akan terus membengkak. Dalam 10-20 tahun, Jakarta akan jadi kota yang mati/semrawut karena jumlah penduduk yang terlampau banyak (saat ini saja kemacetan sudah luar biasa).

Biarlah Jakarta cukup menjadi pusat bisnis. Untuk pusat pemerintahan, sebaiknya dipindahkan ke Kalimantan Tengah.


Kenapa Kalimantan Tengah? Kenapa tidak di Jawa, Sulawesi, atau Sumatra?



Pertama Jawa adalah pulau kecil yang sudah terlampau padat penduduknya. Luas pulau Jawa hanya 134.000 km2 sementara jumlah penduduknya sekitar 135 juta jiwa. Kepadatannya sudah mencapai lebih dari 1.000 jiwa per km2. Apalagi pulau Jawa yang subur dengan persawahan yang sudah mapan seharusnya dipertahankan tetap jadi lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia. Kalau dipaksakan di Jawa, maka luas sawah akan berkurang sebanyak 50.000 hektar! Produksi beras/pangan lain akan berkurang sekitar 200 ribu ton per tahun! Indonesia akan semakin kekurangan pangan karenanya. Selama ibukota tetap di Jawa, pulau Jawa akan semakin padat dan pembangunan tidak tersebar ke seluruh Indonesia. Jawa sudah kebanyakan penduduk/over-crowded!

Ada pun pulau Sumatera letaknya relatif agak di Barat. Dengan jumlah penduduk lebih dari 42 juta, pembangunan di Sumatera sudah cukup lumayan.

Sulawesi dengan luas 189.000 km2 dan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa masih terlalu kecil wilayahnya. Sumatera dan Sulawesi adalah pulau yang subur dan cocok untuk pertanian. Jadi sayang jika pertumbuhan jumlah penduduk dipusatkan di situ. Belum lagi kedua wilayah ini rawan dengan gempa bumi dan tsunami.

Ada pun Kalimantan luasnya 540.000 km2 dengan jumlah penduduk hanya 12 juta jiwa. Pulau Kalimantan jauh lebih luas dibanding pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dan jumlah penduduknya justru paling sedikit.



Di pulau Kalimantan juga tidak ada gunung berapi dan merupakan pulau yang teraman dari gempa. Sementara di pesisir Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Laut Jawa juga ombak relatif tenang dan aman dari Tsunami. Ini cocok untuk jadi tempat ibukota Indonesia yang baru.

Sebaliknya Jakarta begitu dekat dengan gunung Krakatau yang ledakkannya 30 ribu x bom atom Hiroshima dengan tsunami setinggi 40 meter. Efek ledakan Krakatau terasa sampai Afrika dan Australia. Sekarang gunung Krakatau yang dulu rata dengan laut telah “tumbuh” setinggi 800 meter lebih dengan kecepatan “tumbuh” sekitar 7 meter/tahun. Sebagian ahli geologi memperkirakan letusan kembali terulang antara 2015-2083. Jadi Jakarta tinggal “menunggu waktu” saja…

kaskus
read more "Ibukota Jakarta pindah....."


ShoutMix chat widget

Mau seperti ini?
Click aja disini---> Eko Kurniawan

Wedding Day

My Twitter

YM Status

Prakiraan Cuaca

SMS Gratis

IP
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

this widget by www.AllBlogTools.com